JAKARTA - Jelang Lebaran, kebutuhan bahan pokok seperti minyak goreng, gula, serta bahan lain seperti tepung terigu meningkat dibanding bulan biasanya. Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Franciscus Welirang mengakui hal tersebut, yaitu khusus untuk permintaan tepung terigu mengalami peningatan dibanding bulan biasa.
"Penjualan tepung terigu meningkat 15-20 persen dibanding dengan bulan biasanya," katanya saat berbincang dengan Okezone, beberapa waktu lalu.
Bahkan, menurutnya, peningkatan tersebut sudah terjadi jauh sebelum bulan puasa berlangsung. Dia menyebut, dua sampai tiga bulan sebelum Ramadan, permintaan tepung terigu sudah mulai menunjukkan peningkatan.
"Seperti industri-industri kue, pastinya mereka kan bersiap sebelumnya, untuk stok pembuatan kue," tuturnya.
Terkait dengan permintaan terigu yang besar jelang Lebaran, Indofood pun tidak menaikkan harga produk terigunya selama bulan Ramadan. Indofood baru akan menyesuaikan harga setelah Lebaran, hal tersebut dilakukan jika kenaikan terus terjadi.
"Tidak lucu kan kalau kita ubah-ubah harga terus. Intinya kita lebih mementingkan nuansa konsumen," katanya lagi.
Sebagaimana diketahui, harga komoditas gandum di pasar internasional terus merangkak naik. Pada pertengahan Mei 2012 lalu, harga gandum di Chicago Board of Trade (CBOT) hanya USD6,125 per bushel (satu bushel gandum setara 27,2 kilogram). Kemudian pada 23 Juli, telah melonjak 51 persen menjadi USD9,25 per bushel untuk pengiriman September 2012.
Kenaikan harga gandum ini akan dipastikan bakal menaikkan harga jual tepung terigu dalam negeri juga. Apalagi, produsen terigu dalam negeri 100 persen bergantung pada gandum impor.
Terkait kenaikan tersebut, perseroan pun tidak khawatir. Justru yang dikhawatirkan adalah kondisi industri kecil dan menengah yang banyak pula memanfaatkan tepung terigu sebagai bahan baku. "Kalau saya sih tidak khawatir, yang khawatir kan yang industri baru yang kecil-kecil," tandasnya.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.