Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penuhi Kebutuhan Gas, BP Migas Berikan Daerah Hal Istimewa

Pebrianto Eko Wicaksono , Jurnalis-Selasa, 09 Oktober 2012 |14:34 WIB
Penuhi Kebutuhan Gas, BP Migas Berikan Daerah Hal Istimewa
Logo: BP Migas
A
A
A

JAKARTA - Badan Pelaksana Hulu Migas (BP Migas) menyatakan ada lima perjanjian jual beli gas (PJBG) untuk memenuhi kebutuhan domestik khususnya kelistrikan. Bahkan, daerah pun berhak mendapat gas.

Kepala BP Migas R Priyono mengatakan, khusus untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan dan industri untuk daerah pihaknya telah memberikan hak istimewa (privilage) bagi daerah untuk mendapatkan gas.

"Tentunya dengan mempertimbangkan keekonomian lapangan dan kemampuan daerah," kata Priono, dalam siaran pers, di Jakarta, Selasa (9/10/2012).

Kontrak yang ditandatangani tersebut antara lain antara PT Pengembangan Investasi Riau dengan JOB Pertamina-Talisman Jambi Merang yang akan mulai dialirkan gasnya dimulai 1 November 2012 sebesar USD7 miliar-USD16 miliar british thermal unit per hari (BBTUD) selama tujuh tahun dengan perkiraan pendapatan negara USD110 juta.

BP migas juga memiliki kontrak lainnya yang diperuntukkan untuk sektor kelistrikan di Nunukan, Kalimantan Timur. Perusahaan Daerah Nusa Serambi Persada dan JOB Pertamina–Medco Simenggaris yang sepakat untuk mengalirkan gas sebesar 2,5-5 BBTuD mulai 2013 selama 11 tahun dengan perkiraan pendapatan Negara sebesar USD45,6 juta.

Menurut Priono, pihaknya selalu berkomitmen untuk meningkatkan pasokan gas untuk domestik. Di 2011 lalu, volume yang dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sebesar 3.177 BBTUD atau sekira 44 persen dari lifting gas. Dibanding volume gas dalam negeri lima tahun lalu besaran tersebut meningkat 200 persen.

"2012 ini akan semakin meningkat lagi," tandas Priono. (gna)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement