JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara siap melakukan somasi dan menuntut mundur Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik. Pasalnya, Jero dinilai terkait ada keterkaitannya dalam memperpanjang Blok Mahakam ke Total E&P Indonesie dan Inpex.
"Ini kalau ada proasing seperti ini minggu depan kita somasi dan minta mundur saja si Jero Wacik," ujar Marwan, dalam seminar Menegakkan Kedaulatan Energi Nasional, di Wisma Antara, Jakarta, Rabu (20/2/2013).
Marwan menjelaskan, pasca dirinya melaporkan tiga petinggi Kementerian Lembaga (K/L) di sektor migas yaitu Jero Wacik, Wamen ESDM Susilo Siswoutomo dan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Marwan mendapat panggilan oleh pimpinan Kementerian ESDM.
"Saya dipanggil oleh Pak Jero Wacik dan bertemu di daerah Dharmawangsa. Saya bilang ke beliau jangan merendahkan martabat bangsa dengan menyatakan Pertamina tidak mampu mengelola Blok Mahakam," tegasnya.
Marwan mengaku cukup geram lantaran pihak pemerintah meragukan pengelolaan perusahaan nasional dalam mengelola Blok Mahakam. Padahal dari segi keuangan ataupun kinerja operasi, perusahaan migas pelat merah tersebut cukup baik dan optimal. Di samping itu, alasan teknologi yang dipakai pemerintah dalam menghambat Pertamina mengelola blok tersebut merupakan hal yang dibuat-buat.
"Kalau alasan teknologi itu bisa dibeli. Saya pikir ini memang ada faktor politik di sini yang akhirnya justru menghambat Indonesia mengusai lapangan migasnya sendiri," tambah dia.
Sebelumnya, sampai kini pemerintah belum mengambil keputusan terkait habisnya kontrak Blok Mahakam yang akan berakhir 2017 mendatang. Menteri ESDM Jero Wacik mengaku sedang menimbang dan menghitung upaya pengalihan ini untuk dikelola negara.
"Kami sedang hitung bagaimana baiknya. Bisa saja nanti Pertamina kelola 30 persen atau mungkin bisa kita kelola seluruhnya. Semua sedang dipertimbangkan semua kemungkinan yang ada," tegas Jero.
Jero menambahkan, pengalihan operator Blok Mahakam yang kontraknya akan habis di 2017 mendatang perlu dihitung secara benar dan mengkalkulasi untung rugi.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.