>

Kenaikan Harga BBM Dinilai Lebih Adil

|

Fakhri Rezy - Okezone

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

Kenaikan Harga BBM Dinilai Lebih Adil
JAKARTA - Opsi-opsi yang dikeluarkan pemerintah mempunyai dampak untung dan rugi. Opsi yang akan dipilih harus diputuskan sebelum pertengahan tahun.

Pengamat ekonomi, Aviliani mengatakan, dari opsi kenaikan harga BBM subsidi lebih banyak keuntungan pada opsi pengendalian. Pasalnya pembagiannya akan menjadi adil.

"Keuntungan pengendalian adalah inflasi hanya 0,5 persen, dan rakyat mampu dapat harga yang tinggi dan lebih adil terkena harganya," ujar Avilliani saat dihubungi Okezone, Jakarta, Minggu (14/4/2013).

Lanjut Aviliani, untuk pengendalian ini tentu ada biaya tambahan seperti administrasi. Adminstrasi tersebut bisa berupa tambahan biaya untuk plat hitam dan plat kuning baru.

"Tapi bila kenaikan, akan menyumbang dampak inflasi 2-3 persen, apalagi pengurangannya akan menguntungkan orang kaya," ujar Aviliani.

Aviliani menjelaskan, bila melakukan kenaikan harga orang mampu akan mengalami pengurangan subsidi sedikit, hal tersebut karena disamakan oleh masyarakat miskin.

"Keuntungannya hanya di pemerintah, tidak repot-repot melakukan lain-lainnya," ujar Aviliani.

Aviliani mengatakan, walaupun begitu, opsi-opsi apa saja yang diputuskan harus dilakukan sebelum bulan Juni atau pada bulan tersebut. Pasalnya bila terlalu lama akan membuat defisit anggaran Indonesia menumpuk. (wdi)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Repot Kalau Dirut Pertamina Tak Mengerti Minyak