KENDAL - Menjelang rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, pasokan di sejumlah SPBU belum normal. PT Pertamina (Persero) tidak mengirim pasokan lebih banyak dan membatasi pengiriman.
Alhasil, antrean di SPBU terus terjadi. Para supir pun memilih menunggu pasokan dikirim, dengan parkir di SPBU. Di Kendal, Jawa Tengah, pasokan solar belum juga normal. Bahkan kelangkaan semakin parah. Di mana sejumlah SPBU di sepanjang Pantura tidak mendapat kiriman dari Pertamina.
Hal ini menyebabkan antrean panjang hingga meluber ke jalur Pantura dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat. “Sejumlah SPBU kehabisan stok solar dan belum mendapatkan pasokan dari Pertamina,” kata supir truk, Mardiyanto, Selasa (23/4/2013).
Untuk mengantisipasi kehabisan saat mengantre, supir truk rela menginap dan memarkirkan truk di SPBU. Sopir truk ini rela menginap karena persediaan bahan bakar yang ada di kendaraannya menipis.
Antrean truk dan bus ini hampir merata terjadi di SPBU khususnya di sepanjang Pantura. Pasokan dari Pertamina yang hanya delapan ton, akan habis dalam waktu kurang dari dua jam.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.