JAKARTA - Tingginya minat pasar International kepada kerajinan Usaha Kecil Menengah (UKM) membuat keuntungan pada perdagangan bebas. Dengan semakin berkembangnya kerajinan UKM, maka mendorong kreativitas para UKM terus Berkembang.
Demikian, diungkapkan Wakil Presiden Boediono kala membuka acara International Handicraft Trade Fair (Inacraft) ke 15 tahun 2013. Inacraft kali ini, diikuti oleh sekira 1.650 UKM.
Boediono berharap, acara ini dapat mengangkat derajat produk-produk yang dibuat oleh UKM. Selain itu, dia berharap produk-produk yang ditawarkan, akan semakin inovatif.
"Tingginya minat pasar internasional memberikan pandangan karena produk kerajinan Indonesia merupakan produk yang penuh sentuhan seni dan cita rasa tinggi, dan lainnya yang sulit ditandingi produk bangsa-produk lain," kata Boediyono di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (24/4/2013).
Boediyono mengatakan, seiring perdagangan bebas maka semakin ketat persaingan antar produk, terutama dalam hal harga kualitas dan desain. Meski demikian, dia yakin tantangan tersebut itu tidak akan menciutkan nyali pengrajin. "Malah itu akan mendorong pengrajin semakin kreatif memasarkan produknya," tambahnya.
Di sisi lain, harus diakui saat ini industri kerajinan menghadapi sejumlah hambatan. Beberapa hal yang perlu mendapat perhatian pelaku usaha, yakni modal dari perbankan.
"Akses permodalan bagi setiap level usah mikro menengah, sistem pemasaran efektif, teknik penjualan, paten, pengembangan produk ramah lingkungan, dan sebagainya," tutup dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.