Pemerintah Ingin Inacraft Sejajar dengan Pameran Ambiente di Jerman

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 24 April 2019 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 24 320 2047522 pemerintah-ingin-inacraft-sejajar-dengan-pameran-ambiente-di-jerman-BDCDJspLPb.jpg Foto: Inacraft 2019 (Heru/Okezone)

JAKARTA - Pameran kerajinan tangan terbesar di Indonesia, Inacraft 2019 secara resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Presiden Jokowi menyebut jika penyelenggaraan pameran setiap tahunnya semakin membaik.

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKM) Kementerian perindustrian Gati Wibawaningsih mengatakan, meskipun mendapatkaan pujian, namun pihaknya ingin agar pameran kerajinan tangan ini bisa lebih baik lagi ke depannya. Dirinya menginginkan agar pameran Inacraft bisa menyamai level dari pameran kerajinan tangan terbesar di dunia yakni Ambiente.

"Nah ke depan kita akan atur supaya pameran itu lebih prestisius lagi karena kita akan menghidupkan yang namanya Inacraft ini istlahnya seperti Ambiente," ujarnya saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

 Baca Juga: Presiden Jokowi Buka Pameran Inacraft 2019, Produk Kerajinan Indonesia Terus Naik Kelas

Ambiente biasanya diselenggarakan di Kota Frankfurt, Jerman. Pameran kerajinan tangan ini menghadirkan peserta dari berbagai negara mulai dari Asia, Eropa hingga Amerika.

"Ambiente itu adalah pameran carft yang paling prestisius di dunia itu ada di Frankfurt. Nah kita akan jadikan Inacraft ini represent-nya Ambiente di Asia," jelasnya.

Jokowi Kunjungi Mitra Rumah Kreatif BUMN Binaan BNI di Inacraft 2019

Menurut Gati, dengan menggelar pameran dengan skala internasional maka akan semakin banyak produk Indonesia yang diekspor ke luar negeri. Jika semakin banyak produk yang diekspor maka perekonomian Indonesia akan baik mengingat bisa memangkas defisit neraca perdagangan.

"Harapannya produk Indonesia bisa terkenal di dunia," ucapnya.

Beberapa langkah untuk menuju arah ke sana pun saat ini sudah mulai dilakukan secara bertahap. Misalnya dengan pemberian zonasi pada stand yang berjualan dalam pameran tersebut.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Industri Kerajinan Serap 1,3 Juta Tenaga Kerja

"Nah tahun lalu sudah saya kasih masukan untuk lebih baik dan mereka belum semuanya melakukandan tahun ini makin lebih baik sudah ada zoning-zoningnya," jelasnya

Pada tahun, penyelnggaraan Inacaraft masih ada beberapa kekurangan. Utamanya adalah dalam hal penataan, sehingga saat penyelenggaraannya, Incaraft disamakan seperti pasar tradisional.

"Seperti disampaikan oleh pak menteri dan preisden menyambut baik pameran Inacraft ini. Kita melihat dua tahun yang lalu lah Inacraft itu makin padet tapi suasananya seperti pasar yang berantakan," kata Gati.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini