Jokowi Ingin Produk Kerajinan Indonesia Naik Kelas

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 24 April 2019 11:38 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 24 320 2047353 jokowi-ingin-produk-kerajinan-indonesia-naik-kelas-Uwi9tEsxcF.jpg Foto: Jokowi Buka Inacraft (Giri/Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut positif penyelenggaraan Inacraft 2019. Apalagi menurutnya, di setiap penyelenggaraannya, Incraft ini mengalami peningkatan baik dari sisi nilai maupun kualitas produknya.

Menurut Jokowi, memang peningkatan kualitas sangat penting. Sebab jika kualitas meningkat maka transaksi juga akan ikut melonjak dengan sendirinya.

"Setiap saya datang ke Inacraft saya melihat ajang pameran ini naik kelas dari tahun ke tahun kualitas produk produknya semakin baik dan memang itu yang kita inginkan agar produk kerajinan Indonesia naik kelas," ujarnya dalam acara pembukaan Inacraft 2019 di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

 Baca Juga: Menabuh Rebana, Presiden Jokowi Buka Inacraft 2019

Lagi pula lanjut Jokowi, kenaikan kualitas produksi dan nilai transaksi juga membuat para pengrajin Indonesia artinya naik kelas. Jika naik kelas maka akan berdampak juga bagi perekonomian Indonesia.

Misalnya, jika pengrajin tersebut bisa naik kelas maka akan membuka banyak lapangan pekerjaan. Jika lapangan pekerjaan terbuka maka angka kemiskinan akan menurun.

Menurunnya angka kemiskinan ini juga bisa membuat daya beli dan konsumsi rumah tangga meningkat. Salah satu instrumen pertumbuhan ekonomi sendiri adalah konsumsi rumah tangga.

"Semoga naik kapasitas produksinya, naik daya saingnha, dan naik pamornya. Utamanya untuk kualitas ekspornya," ucapnya.

 Baca Juga: Tinjau Pameran Inacraft, Ibu Negara Beli Produk Kesenian Khas Indonesia

Sebagai informasi, Inacraft 2019 endiri dibuka langsung oleh Presiden Jokowi pada pagi hari ini di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta. Dalam acara pembukaan itu sendiri, Presiden Jokowi didampingi oleh Ibu Negara Iriana Jokowi.

Selain itu, turut hadir juga sejumlah pejabat penting lainnya. Seperti Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan sejumlah Duta Besar dari negara tetangga.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini