Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Emiten BUMN Belum Tunjukan Kinerja Memuaskan

Rizkie Fauzian , Jurnalis-Kamis, 06 Juni 2013 |11:51 WIB
Emiten BUMN Belum Tunjukan Kinerja Memuaskan
ilustrasi: (foto: corbis)
A
A
A

JAKARTA - Kinerja emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menunjukkan hasil yang kurang memuaskan pada kuartal pertama 2013. Sepinya proyek terutama dari pemerintah di awal tahun menjadi faktor menurunnya kinerja, namun hal tersebut justru dimanfaatkan perusahaan untuk melakukan konsolidasi terhadap proses audit keuangan.

Kepala Riset PT Trust Securities, Reza Priyambada mengatakan kinerja fundamental emiten pelat merah memang memiliki pola yang kurang menggembirakan pada kuartal pertama setiap tahun, kalaupun ada kenaikan pasti terbatas.

"Emiten tersebut biasanya baru ekspansi pada semester II, dimana proyek-proyek pemerintah juga mulai berdatangan, jadi kuarta pertama ini kinerja mereka belum memuaskan, meskipun ada beberapa yang tetap mencatatkan kinerja positif,” jelas Reza, kepada wartawan di BEI, Jakarta, Rabu (5/6/2013) malam.

Reza menambahkan, adapun beberapa emiten yang mencatatkan penurunan sepanjang kuartal pertama ini, antara lain Perusahaan Gas Negara, mencatatkan penurunan padalaba bersih sebesar 3,8 persen menjadi USD271,69 juta dibandingkan perolehan sebelumnya sebesar USD282,48 juta.

Selain itu PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang membukukan laba bersih sebesar Rp497,63 miliar, atau turun 42,8 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp870,54 miliar.

Namun, ada juga emiten yang memcatatkan kinerja positif, seperti PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) yang membukukan laba bersih Rp 175 miliar atau naik 65 persen dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya. (wan)

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement