Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BI: Rp9.886/USD, Rupiah Cukup Kondusif

Rezkiana Nisaputra , Jurnalis-Jum'at, 14 Juni 2013 |17:32 WIB
BI: Rp9.886/USD, Rupiah Cukup Kondusif
Ilustrasi. (Foto: Setkab)
A
A
A

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengakui, upaya yang dilakukan BI selama satu minggu belakangan ini dinilai cukup berhasil dalam meredam gejolak yang terjadi di pasar finansial. Hal tersebut tercermin dari kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) yang saat ini bertengger di level Rp9.886 per USD.

“Saya lihat hari ini cukup sangat kondusif, nilai tukar normal, suplai dan demand juga sudah berjalan, eksportir menjual, bank-bank juga sudah menjual," ujar Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo saat ditemui di kawasan perkantoran BI, Jakarta, Jumat (14/6/2013).

Adapun yang dilakukan BI belakangan ini, lanjut Perry, antara lain BI telah mengeluarkan beberapa kebijakan seperti menaikkan Fasbi menjadi 25 basis poin yang sebelumnya di level 4 persen saat ini, menjadi 4,25 persen. Terakhir, BI membuat keputusan untuk menaikkan BI rate ke level 6 persen dari posisi sebelumnya yang sebesar 5,75 persen.

Namun, dia mengakui, bahwa hingga saat ini masih ada tekanan yang terjadi terutama di pasar saham. Di mana hal tersebut ungkap dia, tekanan ini bukan hanya ada di Indonesia saja melainkan juga dialami oleh pasar saham di banyak negara.

"Walaupun kemarin itu ada penurunan sebesar 1,9 persen, namun itu jauh lebih rendah bila dibandingkan penurunan di Filipina, Jepang maupun negara kawasan lain," jelas Perry.

Oleh karenanya, BI akan terus menguatkan koordinasi dengan lembaga terkait dalam rangka menjaga stabilitas makro dan sistem keuangan.

"Untuk itu kami akan koordinasikan ini koordinasi ini ke OJK, Kemenkeu maupun LPS dalam konteks menjaga stabilitas makro dan stabilitas sistem keuangan," tutup Perry.

(Widi Agustian)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement