JAKARTA - Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (Apsomi) mengaku mencatatkan kerugian penurunan keuntungan sebesar 50 persen tiap hari akibat kenaikan harga daging.
Saat ini, padagang bakso meraih keuntungan hanya Rp400 ribu per hari, para pedagang harus rela tergerus 50 persen, lantaran tingginya harga daging sapi yang notabene sebagai bahan baku membuat bakso.
Namun, Ketua Umum Apmiso Trisetyo Budiman mengatakan telah memberikan solusi atau ide untuk para pedagang bakso untuk tetap meraih keuntungan di saat harga daging sapi tetap tinggi.
"Salah satu tugas Apmiso sosialisasi kepada temen-temen dengan adaya daging tetelan sangat membantu keuntungan mereka," ujar Trisetyo usai sambutan acara Festival Bakso Gratis di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Minggu (29/12/2013).
Tidak hanya dengan tetelan, Trisetyo juga menuturkan tidak hanya mencampur daging sapi segar dengan daging tetelan sapi. Para pedangan yang tergabung dalam Apmiso pun bisa melakukan pencampuran antara daging sapi segar dengan daging sapi impor jenis CL85.
"Salah satu yang kami lakukan untuk daging CL85 itu dengan berbagai proses dan kesulitan, 50 persen daging segar dan CL85 yang diimpor," pungkasnya.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.