"The best performace that I have done in my life," sebut HT usai mengisi acara Frontline Orienataion for Sales and Marketing di MNC Tower, Jakarta, Selasa (18/11/2014).
Dia menjelaskan, MNC go public pada 1997, dan ekonomi kolaps pada 1998. Krisis finansial di tahun tersebut, kata HT, menyimpan dua makna, yakni problem dan opportunity.

"Saya melihatnya sebagai opportunity. Saat orang menjadi malas. Saya rajin luar biasa, saya kerja dobel," sebut dia.
Saat itu, HT menyebut dirinya malah meraih keuntungan luar biasa. "Saya setahun bisa untung lebih dari Rp1 triliun lebih. Masa itu, the best that I ever done," sebut dia.
Padahal, di saat itu, dirinya dihadapi cobaan. "Saat itu banyak teman yang sering ajak main. Mereka berasal dari grup yang lebih besar dari MNC. Now, we are bigger than their grup," ucap HT.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.