JAKARTA - Inflasi untuk bulan Desember tembus sebesar 2,46 persen. Hal ini di atas prediksi Bank Indonesia (BI) yaitu sebesar 2,2 persen.
"Inflasi Desember 2,46 persen. Sehingga untuk year on year 8,36 persen," ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin saat acara konferensi pers di kantornya, Jumat (2/1/2015).
Tingginya inflasi salah satunya disebabkan karena kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada November lalu. Terlebih lagi sebagian besar harga komoditi naik pada Desember.
"Ada 20 komoditi yang punya andil cukup besar. Sebagian besar komoditas naik di Desember," tambah Suryamin.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.