JAKARTA - Pemerintah Amerika Serikat (AS) melaporkan data bahwa persediaan minyak mentahnya kembali meningkat. Stok minyak mentah AS tercatat naik 7,7 juta barel pada pekan lalu, dengan total 425,6 juta barel. Lonjakan stok tersebut berimbas langsung terhadap harga minyak yang langsung mengalami penurunan.
Harga minyak mentah CLc1 AS pada hari ini ditutup melemah 98 sen menjadi USD51,16 per barel. Sedangkan minyak brent LCOc1 menetap 32 cent di angka USD60,21 per barel. Demikian seperti dilansir dari Reuters, Jumat (20/2/2015).

Menurut Energy Information Administration (EIA) AS kenaikan stok minyak mentah tersebut merupakan rekor tertinggi pada level musiman. Namun kenaikan tersebut masih jauh dibawah prediksi dari American Petroleum Institute (API) yang memperkirakan kenaikan stok mencapai 14,3 juta barel.
"Angka ini masih kasar, meskipun telah memberikan sedikit bantuan rally," tutur Managing member di New York's Tyche Capital Advisors Tariq Zahir.
(Meutia Febrina Anugrah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.