Nantinya RKAP tahun 2016 benar-benar digunakan Jokowi dalam menjalankan program-programnya sesuai Nawa Cita.
"Soal anggaran pesannya jangan menggunakan menambah secara rutin tapi melihat secara prioritas. Jangan melihat tahun kemarin berapa misalnya 5, jadi 10, jangan seperti itu," ucap Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago di Kantor Presiden, Jakarta tadi malam.
Andrinof menambahkan, pembahasan RKAP tahun 2016 akan dibawa ke dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas), sebelum nantinya akan dimasukkan kedalam APBN 2016.
"Rancangan ini untuk akhir April selesai, dan akan dibawa ke Musrenbangnas. Ini bukan sidang kabinet evaluasi, tapi rancangan sementara rencana pemerintah tahun 2016 serta melihat kemampuan anggaran, perkiraan penerimaan, pertumbuhan ekonomi serta cara kita membiayai program yang sudah didukung," kata dia.