Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Freeport Tolak Bangun Smelter di Papua, Berikut Alasannya

Dhera Arizona Pratiwi , Jurnalis-Senin, 25 Mei 2015 |20:36 WIB
Freeport Tolak Bangun <i>Smelter</i> di Papua, Berikut Alasannya
Freeport tolak bangun smelter di Papua, Berikut Alasannya. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Freeport Indonesia menegaskan tidak akan mengembangkan smelter di Papua. Pasalnya, di Papua belum terdapat infrastruktur yang memadai untuk turunan industri dari pemurnian emas yang dapat mencemari lingkungan di Papua nantinya.

Direktur Utama PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsuddin mengatakan, dengan pertimbangan tersebut, maka pihaknya memutuskan untuk tetap akan mengembangkan smelter di Gresik, Jawa Timur.

"Smelter itu ada penilaian-penilaian teknis. Kami sudah putuskan berdasarkan tinjauan teknis dan bisnis, akan dibangun di wilayah Gresik, Jawa Timur. Karena di sana dukungan infrastruktur, air, listrik, pelabuhan ada semua," bebernya dalam Trade & Investment Forum: East Indonesian Regions Kadin Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (25/5/2015).

Alasan penolakan untuk mengembangkan smelter di Papua, dijelaskannya, proses pemurnian mineral nantinya akan menghasilkan asam sulfat yang akan menjadi limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Sehingga dibutuhkan industri lanjutan yang dapat mengolah limbah berbahaya tersebut menjadi yang lebih bermanfaat.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement