Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Freeport Tolak Bangun Smelter di Papua, Berikut Alasannya

Dhera Arizona Pratiwi , Jurnalis-Senin, 25 Mei 2015 |20:36 WIB
Freeport Tolak Bangun <i>Smelter</i> di Papua, Berikut Alasannya
Freeport tolak bangun smelter di Papua, Berikut Alasannya. (Foto: Okezone)
A
A
A

"Kalau bangun smelter juga perlu diperhatikan industri lanjutan smelter. Kalau gak dikelola dengan baik akan tidak ekonomis dan menimbulkan limbah. Limbahnya asam sulfat. Kalau ada industri lanjutannya, asam sulfat ini bisa menjadi pupuk. Di Papua tidak ada," jelas dia.

Limbah lainnya yang akan dihasilkan smelter adalah gypsum yang juga masuk kategori B3. Padahal, terang Maroef, limbah gypsum tersebut dapat diolah menjadi bahan baku pembuatan semen yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Papua.

Selain itu, Rencana pengembangan smelter di Gresik juga tidak terlepas dari rencana Freeport untuk memproduksi mineral dengan konsentrat mencapai 100 persen.

"Smelter di Gresik hanya menghasilkan 40 persen dari konsentrat. Padahal, pemerintah menggariskan supaya 100 persen. Sehingga, kami perlu pengembangan di Gresik," pungkasnya.

(Widi Agustian)

Halaman:
Lihat Semua
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement