Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penjualan Barang Elektronik Rumah Tangga Turun 15%

Penjualan Barang Elektronik Rumah Tangga Turun 15%
Penjualan barang elektronik turun (Ilustrasi: dok. Okezone)
A
A
A

YOGYAKARTA – Menguatnya dolar berpengaruh pada harga barang elektronik yang mengalami kenaikan, sebaliknya, permintaan pasar dirasakan turun.

Supervisor Ufo Elektronics Anjas Cipta Asmara mengatakan, kenaikan harga yang terjadi antara lima persen, tujuh persen, dan 10 persen. Kenaikan lima persen dialami barang elektronik seperti kulkas dan mesin cuci, sedangkan kenaikan tujuh persen dialami barang elektronik seperti air conditioner (AC).

Ia menjelaskan, kenaikan harga sudah terjadi sebelum nilai dolar mencapai Rp14.000. Kenaikan harga tersebut, membuat daya beli masyarakat menurun. Menurutnya,penjualan elektronik mengalami penurunan hingga 15 persen. “Penjualan AC rata-rata per bulannya 350 unit, sedangkan kulkas sampai 600 unit per bulan. Rata-rata turun 15 persen penjualannya,” ujar dia kepada Harian Jogja ketika ditemui di Ufo Elektronika, Jl Magelang, Sleman, Yogyakarta.

Penjualan kulkas, AC, dan mesin cuci, ujar dia melanjutkan, memiliki andil 45 persen hingga 60 persen dari total penjualan. Para pembeli lebih menyukai barang dengan harga Rp2 juta ke bawah. Untuk penjualan barang-barang kecil seperti magicom, setrika, vacuum cleaner, dan barang lainnya memiliki andil 10 persen hingga 15 persen.

Naik 10 Persen

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement