4. Chairul Tanjung
Chairul Tanjung dari CT Corp merupakan orang terkaya kelima di Indonesia versi Forbes dengan kekayaan USD4,8 miliar (sekitar Rp64 triliun). CT Corp memiliki bisnis yang kuat di sektor keuangan melalui Bank Mega dan juga hiburan melalui Trans Corp.
Selain itu, lini bisnis ritel fashion dan makanan milik CT Corp juga cukup besar. Melalui Trans Fashion, perusahaan ini mengelola lebih dari 100 merek-merek fashion terkemuka di Indonesia, seperti Hugo Boss, Etienne Aigner, Tods, Versace, Tommy Hilfiger, dan lainnya.
5. Mochtar Riady
Mochtar Riady adalah orang terkaya ke-sembilan di Indonesia menurut Forbes dengan kekayaan USD2,2 miliar (sekitar Rp29 triliun). Kekayaannya berasal dari berbagai lini bisnis, seperti ritel, rumah sakit, penyedia jasa internet, dan properti. Diantaranya toko ritel Matahari, Rumah Sakit Siloam, dan juga mal Lippo.
Pada Februari 2015, Lippo Group secara resmi meluncurkan situs e-commerce pertama mereka, yaitu MatahariMall.
Tak sampai disitu, pada Oktober 2015 Lippo Group mengumumkan peluncuran perusahaan modal ventura bernama Ventura Capital. Hingga saat ini Venturra Capital telah memberi investasi ke sejumlah startup lokal dan internasional seperti RuangGuru, BitX, Kaodim, dan lainnya.
6. Hary Tanoesoedibjo
Hary Tanoesoedibjo merupakan pemilik dari MNC Group dengan total kekayaan USD1 miliar (sekitar Rp13 triliun). Ini membuatnya masuk ke dalam jajaran orang terkaya nomor 28 di Indonesia menurut Forbes.
Bisnis utama dari MNC Group merupakan media hiburan melalui empat stasiun TV, layanan TV kabel, serta media online dan cetak. Di samping itu MNC Group juga bekerja sama dengan perusahaan internet asal Cina, yaitu Tencent, untuk menjalankan operasi aplikasi chatting WeChat di tanah air.
MNC juga masuk ke dalam investasi startup, yakni social media berbasis karir KerjaDulu.com, aplikasi kencan Paktor dari Singapura, layanan pemesanan reservasi hotel MisterAladin dan juga e-commerce fashion Brand Outlet.
7. Keluarga Gozali
Mitra Adiperkasa (MAP) merupakan perusahaan ritel yang dimiliki oleh Boyke Gozali dan pamannya Sjamsul Nursalim. Dari data Forbes, Sjamsul merupakan orang terkaya ke-46 di Indonesia dengan kekayaan mencapai USD470 juta (sekitar Rp6,2 triliun).
MAP memegang lisensi waralaba brand internasional di Indonesia seperti Starbucks, Zara, dan Topshop. Tak lama setelah Lippo mengumumkan rencana e-commerce-nya, MAP membalas dengan memperkenalkan konsep MapEmall miliknya, situs yang baru-baru ini diluncurkan.(rai)
(Rani Hardjanti)