YOGYAKARTA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan membuka kantor cabang virtual (virtual branch). Pembukaan kantor cabang virtual tersebut untuk menjari calon peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari generasi Y, yakni generasi penggila gadget.
Program ini merupakan inovasi dari BPJS Kesehatan melalui teknologi digitalisasi. Kantor cabang virtual memudahkan masyarakat yang ingin mendaftar menjadi peserta tanpa harus ribet mengantre di kantor-kantor layanan BPJS Kesehatan.
Ke depan, kantor cabang virtual tersebut akan dilengkapi berbagai fitur. Direktur Pemasaran dan Kepesertaan BPJS Kesehatan, Andayani Budi Lestari saat gathering awak media akhir pekan lalu mengatakan, program kantor cabang virtual diluncurkan awal Maret.
Melalui program ini, masyarakat bisa dengan mudah menjadi peserta BPJS Kesehatan tanpa harus mendatangi kantor layanan BPJS Kesehatan. “Tinggal mengakses terus telepon ke call center kami. Nanti akan ada panduannya,” ucap Andayani.
Warga asli Gunungkidul Yogyakarta itu mengatakan, saat ini sudah memasuki era yang berbeda yakni masyarakat sudah gadget minded. Di mana semuanya bisa diakses dan didapatkan melalui smartphoneatau gadget-nya.
Alasannya simpel, karena golongan ini enggan ribet dan membuang waktu untuk antre. Kepala Regional 6 BPJS Kesehatan DIY-Jawa Tengah, Aris Jatmika menambahkan, program kantor cabang virtual akan mulai diujicobakan juga di wilayah DIY dan Jawa Tengah.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.