Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Duh, Kemiskinan Terjadi karena Pemerintah Tidak Bisa Jaga Harga!

Widi Agustian , Jurnalis-Kamis, 25 Mei 2017 |15:09 WIB
<i>Duh</i>, Kemiskinan Terjadi karena Pemerintah Tidak Bisa Jaga Harga!
Bupati Lahat Saifudin (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Bupati Lahat Saifudin Aswari Rivai mengungkapkan, ada beberapa hal yang memicu kemiskinan. Salah satunya karena pemerintah tidak mampu menjaga harga produk pertanian dan perkebunan saat terjadi panen.

"Kemiskinan terjadi karena pemerintah tidak bisa jaga harga," kata Bupati Aswari di Jakarta.

Menurut dia, siapa pun yang memenangkan pemilihan umum dan menjalankan pemerintahan, harus mampu menjaga harga. Terlebih pascapanen yang biasanya harga langsung drop.

"Masa tandan buah segar (TBS) kelapa sawit, yang biasanya Rp14.000 per kg malah turun jadi Rp4.000 per kg saat panen. Anehnya, pas hari biasa, harganya normal lagi," kata dia.

Bupati Aswari juga memaparkan, rokok merupakan salah satu pemicu kemiskinan paling signifikan. Dia menjelaskan, rata-rata tiap orang merokok dua bungkus sehari. Jika harga sebungkus sekira Rp20.000, maka dia sudah mengeluarkan Rp40.000 sehari untuk rokok.

"Saya sudah selidiki ini. Orang lebih mengutamakan rokok daripada beli rumah," kata dia.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement