Menkeu Akui Tenaga Audit Pajak Masih Lemah

Nuria , Jurnalis
Kamis 22 November 2007 19:24 WIB
Share :

JAKARTA - Menkeu Sri Mulyani menemui sejumlah kelemahan pada tenaga audit pajak di Ditjen Pajak. Kelemahan itu baik dari kuantitas maupun kualitas audit pajak.

Menkeu membandingkan jumlah tenaga pajak di Indonesia dengan di Singapura. Perbandingannya, 4 juta penduduk Singapura diurus oleh 60 ribu audit pajak. Sedangkan Indonesia hanya memiliki 6 ribu audit pajak, dan hanya 3 ribu audit yang bisa menunjukan kinerja baik.

"Saya tanya ke Menkeu Singapura untuk mengurus 4 juta penduduk itu butuh 60 ribu. Sekarang sulit sekali merekrut tax auditor, minimal dibutuhkan 8 ribu audit pajak. Mungkin mengambil dari BPKP dulu," katanya Sri Mulyani di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (22/11/2007).

Kendala lain juga akan terjadi jika ditemukan kejanggalan pada pajak suatu perusahaan atau perorangan. Audit pajak harus berhadapan dengan kuasa hukum.

"Jika berbicara tentang tax planning, maka birokrat saya harus berhadapan dengan lawyer dari perusahaan hebat itu yang bayarannya 50 kali lebih besar dari birokrat saya. Birokrat saya harus membuktikan mereka melakukan kesalahan atau kejahatan, itu bukan hal yg mudah," tukasnya.

(M Budi Santosa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya