Moody's Turunkan Peringkat Obligasi Infoasia

Juni Triyanto , Jurnalis
Kamis 25 September 2008 17:42 WIB
foto: ist
Share :

JAKARTA - PT Moody's Indonesia telah menurunkan peringkat skala nasional perusahaan dan obligasi PT Infoasia Teknologi Global (IATG) menjadi 'Caa1.id' dari 'B1.id' dengan prospek negatif.

"Penurunan peringkat dilakukan menyusul kelalaian IATG dalam membayar kupon obligasi rupiah ke-15 yang jatuh tempo pada 23 Setember 2008," kata analis utama Moody's Joko Widodo, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Kamis (25/9/2008).

Menurut Joko, profil likuiditas perusahaan semakin lemah, sehingga akan tetap menjadi tantangan IATG dalam memenuhi kewajiban keuangannya yang akan jatuh tempo pada enam hingga 12 bulan mendatang.

IATG diperkirakan kupon obligasi IATG dan kewajiban-kewajiban yang akan jatuh tempo, termasuk obligasi seri B senilai Rp10 miliar pada Desember tahun ini tidak terbayarkan pada tepat waktu.

Moody's juga mengungkapkan bahwa peringkat ini tidak dimungkinkan untuk kembali dinaikkan dalam waktu dekat ini, mengingat prospek yang negatif. Peringkat ini dapat diturunkan lebih jauh apabila pemegang obligasi meminta percepatan pembayarannya.

Sebelumnya, otoritas bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengehentikan perdagangan saham IATG pada 23 September lalu. Suspensi saham IATG tersebut merujuk surat Infoasia tertanggal 22 September 2008 perihal bunga obligasi Infoasia Teknologi Global I tahun 2004, dan surat PT Kustodian Sentral efek Indonesia tanggal 22 September 2008 perihal penundaan pembayaran bunga ke-15 obligasi Infoasia tahun 2004 seri B dan seri C.

Harga saham Infoasia (IATG), perusahaan distributor hardware dan software komputer, provider data, jasa telekomunikasi suara, juga internet services provider (ISP) wireless networks, terakhir ditransaksikan pada 25 Agustus 2008 di level Rp184 per lembar.

Saham ini tergolong kurang likuid, selama tahun ini saja (sejak 1 Januari-23September 2008) hanya 15 kali ditransaksikan dan level tertinggi dalam 52 minggu di level Rp375 pada 11 Oktober 2007 dan terendah 16 April 2008 Rp105.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya