JAKARTA - Perusahaan penerbangan Airbus menawarkan PT Garuda pesawat berukuran besar yakni Airbus 380 ini. Dengan armad ini diharapkan dapat menampung sekira 700-800 penumpang dalam setiap penerbangan.
Demikian disampaikan Menteri BUMN Mustafa Abubakar usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR, Jakarta, Senin (7/6/2010).
"Kami mendapatkan tawaran Airbus 380, kelihatannya menarik. Saya kira itu sangat tepat. Menurut Dirut Garuda Indonesia, kalau kita beli dan operasikan (pesawat tersebut) maka bisa mengurangi 22 persen dari harga tiket karena bisa mengangkut penumpang lebih banyak dan cocok dipakai di musim Haji," ujar Mustafa yang juga baru kembali dari perjalanannya ke Amsterdam bersama Garuda Indonesia.
Untuk itu, dia menambahkan, pihaknya tengah mencari cara bagaimana pemanfaatan Airbus ini selain musim Haji. Pihak Airbus pun, lanjutnya, tengah melakukan kajian kelayakan ekonomi secara komprehensif agar juga bisa dipakai selain musim Haji.
Begitu pun dengan pihak Garuda yang disebutkan sedang melakukan analisa internal terkait sejauh mana sumber daya manusia (SDM) dan sistem bisa mendukung rencana pembelian Airbus ini.
"Kami lagi cari cara mau diapakan kalau Airbus ini lagi tidak musim Haji. Dari Airbus juga akan melakukan kajian komprehensif kelayakan ekonomi kalau Garuda membeli itu supaya bisa dioperasikan tak hanya di musim Haji. Garuda akan terus mempelajari siapa tahu 2010 ini bisa tambah armada," ungkapnya.
Seperti diketahui, pekan lalu Garuda Indonesia baru saja meresmikan rute pertamanya ke Amsterdam, Belanda. Untuk itu, Mustafa pun berharap rute ini menjadi pintu gerbang (gate) bagi Garuda Indonesia untuk membuka penerbangan ke sejumlah kota di Eropa lainnya, yaitu London, Frankfurt, Paris, dan Roma.
"Kami harapkan Amsterdam menjadi gate penerbangan Garuda ke Eropa lainnya yaitu London, Frankfurt, Paris, dan Roma. Mudah-mudahan bisa dioperasikan 2011 atau paling lambat 2015," tandasnya.(adn)
(Rani Hardjanti)