JAKARTA - Jelang Lebaran, jumlah tabungan masyarakat daerah diperkirakan meningkat 10-20 persen dibanding hari biasa. Pasalnya, dana kiriman dari kota yang masuk ke desa meningkat tajam.
Hal ini dikatakan Direktur Utama Bank BRI (Persero) Tbk Sofyan Basyir saat ditemui di Kantor Pusat BRI, Jalan Jend Sudirman, Jakarta, Jumat (3/9/2010) malam.
"Lewat Simpedes kami jaring uangnya untuk dibantu disimpanklan, dari mulai sebulan (sebelum lebaran) ada tambahan simpanan sekitar 10-20 persen," ungkapnya.
Menurutnya, banyaknya dana yang masuk ke pedesaan saat hari raya ini nantinya akan kembali berputar di desa terutama di sektor-sektor pertanian. "Nanti akan berputar di desa, terutama sektor pertanian," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, menghadapi Lebaran tahun ini, BRI menambah dana tunainya untuk melayani nasabah sebesar 12,71 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya menjadi sebesar Rp13,67 triliun. "Jika dibandingkan dengan hari normal, kenaikannya kira-kira 20 persen," ujar Corporate Secretary BRI Muhammad Ali.
Sementara untuk dana tunai di dalam ATM yang tersebar di 5.078 ATM-nya di seluruh Indonesia juga mengalami peningkatan sebesar 20,48 persen dibandingkan tahun lalu atau menjadi Rp8 triliun.
Selain meningkatkan jumlah dana tunainya, BRI juga meningkatkan pelayanannya sepanjang arus mudik dengan mensiagakan 37 posko layanan lebaran yang tersebar disejumlah titik strategis seperti stasiun, terminal, bandara, pelabuhan, dan jalur-jalur mudik.