JAKARTA - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dan beberapa perusahaan dalam Kelompok Usaha Bakrie (Bakrie) menandatangani Perjanjian Jual Beli (Sale And Purchase Agreement) dengan Vallar PLC (Vallar) untuk melepaskan sekira 5,2 miliar saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
Pelepasan saham tersebut terjadi di harga Rp2.500 per saham untuk mendapatkan sekira 90,1 juta saham baru di Vallar, di mana BNBR akan menerima sekira 50,5 juta saham baru di Vallar, seharga 10 poundsterling per saham.
"Setelah transaksi tersebut ditandatangani, Vallar akan berganti nama menjadi Bumi PLC," kata Direktur Utama dan CEO BNBR Bobby Gafur Umar dalam keterangan tertulisnya kepada okezone, di Jakarta, Selasa (16/11/2010).
Dengan rampungnya transaksi dimaksud, Bakrie akan menjadi pemegang saham terbesar pada Bumi PLC serta berhak menunjuk posisi-posisi kunci di jajaran Direksi dan Manajemen Bumi PLC, khususnya posisi Chairman, CEO dan CFO di Vallar.
Dengan demikian Bakrie akan secara langsung maupun tidak langsung, memegang kendali manajemen dan operasi di BUMI. “Transaksi ini adalah sebuah kesepakatan win-win untuk Vallar, Bakrie termasuk BNBR serta para pemegang saham BNBR," tandasnya.
Perjanjian ini juga akan menaikkan profil dan posisi BNBR secara internasional dengan kepemilikannya pada perusahaan pertambangan global yang tercatat di Bursa Utama Bursa Efek London.
Transaksi ini juga menciptakan perusahaan pertambangan global terkemuka dari Indonesia, yang akan melahirkan sinergi pasar, merampingkan proses pembuatan keputusan dan memberikan akses yang lebih besar ke pasar modal dan keuangan, sehingga memberikan nilai tambah yang signifikan bagi para pemegang saham BNBR.
“Kami memahami penuh daya tarik kelas dunia dan potensi pertumbuhan BUMI serta BRAU dan kami senang dan sangat antusias untuk bekerja sama dengan BNBR dan Bukit Mutiara untuk menciptakan sebuah perusahaan pertambangan global terkemuka," kata Co-founder dan Direktur di Vallar, Nathaniel Rothschild.
Seperti diketahui, Credit Suisse akan menjadi penasehat keuangan utama bagi BNBR dan Bukit Mutiara dalam transaksi tersebut.