Rusun, Solusi Perumahan di Jakarta

Yuni Astutik, Jurnalis
Kamis 07 April 2011 13:05 WIB
Ilustrasi
Share :

JAKARTA - Kepala Pusat penelitian dan Pengembangan Permukiman Kementerian Pekerjaan Umum Anita Firmanti menjelaskan terbatasnya lahan di Jakarta akan membuat pembangunan perumahan ke atas (rumah susun/rusun).

"Pembangunan rumah di perkotaan harus ke atas, karena semakin bertambahnya rumah. Namun lahan yang ada semakin terbatas," jelasnya di Hotel Gren Melia, Jakarta, Kamis (7/4/2011).

Hal yang sama diungkapkan oleh Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) Fazwar Bujang, dia mengatakan pembangunan perumahan atau pemukiman penduduk dalam bentuk rusun di kota besar menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan biaya transportasi di perkotaan.

"Pembangunan rumah susun di kota bukan juga karena lahan sempit, biaya transportasi juga komponen utama karena itu sebagai pengeluaran utama," jelas Fazwar.

Pembangunan rumah susun tersebut juga diharapkan menggunakan struktur dari rangka baja. Karena menurutnya rangka baja merupakan struktur bangunan yang murah dan kualitas terjamin.

"Pembangunan rumah susun akan mengatasi masalah itu. KS dalam hal ini akan mensuplai baja dan mengawasi pembangunannya. Dengan demikian akan terjadi pembangunan yang murah dan kualitasnya bisa dijamin dan akan mengurangi kecenderungan dari akibat gempa bumi," jelasnya.

Indonesia sendiri juga sudah memiliki standar perencanaan tahan gempa yang saat ini sedang dalam proses revisi. Sehingga, saat ini harus merubah peta agar bisa tahan gempa. salah satunya adalah dengan pembangunan pemukiman dengan struktur baja.

"Di Indonesia sudah meiliki standar perencanaan tahan gempa. Saat ini sedang direvisi, harus merubah peta gempa, menjadi lebih disesuaikan kondisi yang mungkin terjadi di Indonesia yang lebih besar prediksinya. Terkait dengan baja kami membuat standar tata cara pembangunan baja," tutup Anita.

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya