JAKARTA - Pemerintah akan menguji coba pengontrolan BBM bersubsidi melalui Radio Frequency Identification (RFID) di angkutan kota M-01 jurusan Kampung Melayu-Senen.
"Kita akan uji coba Juni-Juli, tapi untuk saat ini hanya satu rute saja dan itu enggak pakai pembatasan," ujar Dirjen Migas Kementerian ESDM, Evita Legowo, di sela-sela Rapat Kerja dengan DPR RI Komisi VII di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (26/5/2011).
Evita menjelaskan, nantinya RFID tersebut sejenis barcode di mana ada 500 angkutan kota yang akan menggunakan RFID tersebut. "Sekira 500-an yang akan menggunakan RFID," jelasnya.
Sebelumnya, beberapa waktu yang lalu pemerintah sudah mengujicobakan penggunaan stiker kepada angkutan kota untuk mengkontrol konsumsi BBM brsubsidi. "Stiker kemarin itu hanya untuk mengenalkan, karena kita rencananya RFID di Kampung Melayu," ujarnya.
Rencana ini dilakukan pemerintah sebagai upaya untuk mencoba penggunaan alat tersebut dan menekan konsumsi penggunaan BBM bersubsidi sebelum kebijakan pengendalian BBM bersubsidi direalisasikan.