JAKARTA - Adanya aksi beli mencapai Rp7 triliun oleh investor asing, mampu menyokong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk melanjutkan penguatannya.
Nampaknya, penurunan tingkat pengangguran di Jerman yang berada di luar ekspektasi juga membuat sentimen positif perdagangan kali ini. Di mana ekspektasi awal tingkat pengangguran akan turun sebesar 8.000, namun ternyata turun sebanyak 26 ribu.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menguat 8,74 poin yang setara 0,25 persen 3.545,92 atau naik sebesar. Sedangkan indeks LQ 45 menguat 2,46 poin ke level 623,27. Sementara Jakarta Islamic Index (JII) naik 4,45 poin ke level 493,48.
Dengan nilai transakasi sebesar Rp9,293 triliun dan volume transaksi sebesar 4,579 miliar, investor asing tercatat melakukan aksi beli mencapai Rp7,632 triliun. Selain itu, sebanyak 84 saham menguat, 102 saham melemah, dan 87 saham tercatat tak bergerak (stagnan).
Sementara pada indeks Asia, terpantau pergerakan _mixed dengan indeks Hang Seng turun 374,59 poin atau 2,08 persen ke 17.626,47. Indeks Nikkei turun 34,13 poin atau 0,39 persen ke 8.667,10. Sedangkan, indeks Straits Times juga turun 41,63 poin atau 1,54 persen menuju ke 2.666,50.
Saham-saham yang menguat (top gainers) di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.900 ke Rp52.400, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp650 ke Rp16.350, dan PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp600 ke Rp64.650.
Sementara saham-saham yang melemah (top loosers) di antaranya yakni PT Multibreeder Adirama Indonesia Tbk (MBAI) turun Rp600 menjadi Rp14.500, PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) turun Rp325 menjadi Rp3.325, serta PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp250 menjadi Rp19.050.
Pada indeks Eropa, tercatat indeks FTSE menurun 20,79 atau 0,40 persen ke level 5,196.84, indeks DAX naikl 61,16 atau 1,10 persen ke level 5,639.58, dan indeks CAC 40 naik 32,03 atau 1,07 persen ke level 3.027,65. (mrt)
(Rani Hardjanti)