Bulog Jatim Targetkan Serap 1 Jt Ton Beras

Nurul Arifin, Jurnalis
Rabu 04 April 2012 10:12 WIB
Ilustrasi. (Foto: okezone)
Share :

SURABAYA - Perum Bulog Divre Jawa Timur pada 2012 ini, menargetkan melakukan penyerapan beras sebanyak 1,036 juta ton. Jumlah tersebut meningkat dibanding 2011 yang terealisasi sebanyak 411 ribu ton. Adapun untuk menunjang target tersebut, Bulog Jatim selain menggandeng sejumlah mitra dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Tercatat sudah ada 451 mitra Bulog dari 824 Mitra  dan 104 Gapoktan dari 323 Gapoktan yang menjalin kerja sama dengan Bulog Jatim. "Tahun ini kami targetkan mampu menyerap sebanyak satu juta ton beras. Sedangkan per 3 Maret sudah terealisasi sebanyak 191.795 ton beras," kata Kepala Perum Bulog (Kabulog) Divre Jatim Rito Angky Pratomo kepada okezone, Rabu (4/4/2012).

Mantan Kadivre Perum Bulog NTB ini menjelaskan, untuk menunjang target tersebut Bulog Jatim melakukan sejumlah inovasi. Yakni membangun kerja sama dengan petani. Di antaranya kerja sama on farm. Artinya pihak Bulog bekerja sama langsung dengan petani. Teknisnya yakni memberikan pinjaman berupa pupuk, benih atau yang lain.

"Untuk pembayaran dengan sistim Yarnen (dibayar setelah panen). Dan Bulog membeli sesuai dengan harga yang disepakati," tambahnya.

Sistem kerja sama itu sama seperti yang dilakukan dalam skala nasional. Sedangkan yang berbeda adalah Bulog Jatim menggulirkan kerja sama alternatif. Kerja sama ini, adalah melakukan MoU Kontrak dengan Gapoktan bahwa Bulog siap menerima beras. Kerja sama ini tidak ada batasan minimal dan maksimal beras yang harus masuk ke Bulog.

"Berapapun jumlahnya akan kami terima. Kerja sama ini adalah meng-cover kerja sama yang tidak ada di Bulog Pusat," jelasnya.

Dia pun optimistis target satu juta ton beras akan terealisasi. Bulog Jatim sendiri menggarap 10 ribu ha lahan. Jumlah tersebut, merupakan komitmen dari wacana menteri BUMN untuk membuka 100 ribu ha skala nasional. Lahan itu sedianya akan ditanami padi.

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya