JAKARTA - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) memperkirakan pendapatan yang berhasil dibukukan perusahaan konstruksi jalan tol tersebut pada kuartal I-2012 sekira 20 persen dari target pendapatan sepanjang 2012 atau lebih dari Rp1 triliun. Perseroan tahun ini menargetkan bisa membukukan pendapatan sebesar Rp5,3 triliun-5,4 triliun.
Direktur Utama JSMR Adityawarman mengatakan, pendapatan perseroan pada tiga bulan pertama 2012 di atas Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun ini.
"Pendapatan pada kuartal I di atas rencana, bisa di atas 20 persen," kata dia di Jakarta, Selasa (24/4/2012).
Lebih lanjut Adityawarman menuturkan, biasanya pendapatan paling besar dibukukan perusahaan pada semester II tahun ini. Hal itu didukung adanya libur hari raya dan sekolah.
Adapun, pertumbuhan trafik pada tahun ini diprediksi sama dengan tahun lalu. Dia memperkirakan sekira dua sampai tiga persen dari tahun lalu karena trafik sudah mencapai titik jenuh.
Namun Adityawarman mengawatirkan, rencana pembatasan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk kendaraan berkapasitas 1.500 cc ke atas pada Mei 2012 bisa menyebabkan terjadinya penurunan trafik.
Guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya penurunan trafik yang memberi imbas terhadap pendapatan perusahaan, maka Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pengelola jalan tol tersebut akan mengurangi beban operasional.