JAKARTA - Wakil Presiden RI Periode 2004-2009 Jusuf Kalla mengatakan gerakan penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dicanangkan Presiden SBY sejak 1 Juni harus laksanakan.
Menurut Ketua PMI itu, penghematan BBM menjadi alternatif terakhir dalam menjaga stabilitas keuangan negara karena batal menaikkan BBM lantaran kenaikan minyak dunia. "Iya, harus dilaksanakan. Karena tidak ada cara lain lagi untuk mengurangi beban subsidi. Tidak ada cara lain lagi," paparnya, Jumat (1/6/2012).
Sementara saat ditanya apakah gerakan penghematan itu bisa berjalan efektif karena hanya dengan menggunakan stiker untuk mobil-mobil agar tidak menggunakan BBM bersubsidi. Hal itu kata dia harus dicoba terlebih dahulu.
"Iya, harus dicoba dulu. Kalau orang dipaksa stiker, lalu dicabut, bagaimana?" ungkapnya.
Bahkan saat ditanya apakah pihak terkait bisa cermat agar mobil berplat nomor merah alias mobil pemerintah tidak menggunakan BBM bersubsidi. Hal itu kata dia, butuh ketegasan. "Itu bisa saja. Tapi itu butuh ketelitian, ketegasan," pungkasnya.
(Widi Agustian)