JAKARTA – Harga emas global pada perdagangan hari ini masih menunjukkan pelemahan. Hal ini lantaran adanya sentimen negatif dari kondisi ekonomi Spanyol, yang berpotensi akan menyebabkan bailout.
Head of Research and Analysis PT Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengungkapkan harga emas masih menunjukkan tekanan bearish hari ini. Menurutnya, selama harga emas di bawah USD1.583 per troy ons, emas berpotensi kembali melemah ke area support di kisaran USD1.562-USD1.558 per troy ons atau bahkan lebih ke bawah lagi.
"Waspada percobaan rebound ketika emas menembus resisten USD1.583 per troy ons, yang berpotensi membawa emas ke area USD1.590-USD1.594 per troy ons," ungkap dia dalam risetnya di Jakarta, Selasa (24/7/2012).
Menurutnya, isu Eropa masih menjadi fokus pergerakan harga emas hari ini serta situasi Spanyol membawa kekhawatiran bagi pelaku pasar dunia, di mana tingkat imbal hasil obligasi tenor 10 tahunnya sudah mencapai 7,5 persen.
"Tingginya yield akan membuat Spanyol kesulitan untuk memperoleh akses ke pasar keuangan untuk memperoleh pinjaman. Spanyol saat ini rentan meminta bailout ke Uni Eropa," kata dia.
Selain itu, para pelaku pasar juga mencari konfirmasi mengenai keadaan ekonomi di Eropa lewat data indeks PMI manufaktur dan jasa negara zona euro yang akan dirilis hari ini.
(Martin Bagya Kertiyasa)