Hutchison Port Indonesia Investasi USD140 Juta untuk Lahan

, Jurnalis
Minggu 05 Agustus 2012 18:17 WIB
Aktivitas bongkar muat di terminal peti kemas Koja. (Foto: dokumentasi Koja)
Share :

JAKARTA - Holding dari perusahaan Terminal Peti Kemas (TPK) Koja dan Jakarta International Container Terminal (JICT), yakni Hutchison Port Indonesia (HPI) berinvestasi sebesar USD140 juta untuk perluasan lahan.

"Luas lahannya di JICT ada sekira lima sampai enam hektare (ha). Kalau Koja ada sekira tiga ha, jadi semuanya Sembilan ha yang akan ditambah sampai 2013," jelas Chief Commercial Officer Hutchison Port Indonesia, Rianti Ang kepada Okezone, akhir pekan ini.

Disampaikannya, nilai investasi untuk JICT sebesar USD100 juta, sementara TPK Koja mencapai USD40 juta. "Jadi total investasi USD140 juta," singkat Rianti.

Sekadar informasi, Terminal Peti Kemas (TPK) Koja berencana melakukan perluasan lahan pada 2013. Perluasan tersebut meliputi perluasan lahan kontainer, jalur gerbang tambahan, delapan head-truck, tiga rubber-tyred gantry crane (RGTC) dan satu super post-Panamax quay crane.

Adapun melalui penambahan lahan dan peralatan baru tersebut, diharapkan kapasitas bongkar muat di Koja bisa mencapai satu juta TEUs per tahun. Tahun ini, rata-rata gross cane rate (GCR) mencapai 27 pemindahan peti kemas per jam dengan vessel operating rate (VOR) 60 pemindahan peti kemas per jam.

Sementara tingkat produktivitas KOJA tersebut meningkat signifikan dibandingkan 2011, dengan rata-rata CGR adalah 22 pemindahan peti kemas per jam dan VOR 50 pemindahan petikemas per jam.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya