Saham Bumi Plc Anjlok, Bakrie Sulit Bayar Utang

Rizkie Fauzian, Jurnalis
Minggu 23 September 2012 13:13 WIB
Ilustrasi. (Foto: okezone)
Share :

JAKARTA - Penurunan saham Bakrie Group tampaknya belum segera berakhir. Setelah saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengalami tekanan hebat hingga menyentuh level terendahnya pada tahun ini sebesar Rp630 per saham (30 Agustus 2012). Kini, hal serupa terjadi pada saham Bumi Plc yang anjlok 21,7 persen.

Menurut analis MNC Securities Edwin Sebayang, dengan kejatuhan saham tersebut, artinya saham BUMI Plc sudah turun 79,28 persen dari level tertingginya selama 52 minggu terakhir pada harga 941 pence pada 19 Desember 2011.

"Kami mengimbau agar investor waspada pada kejatuhan saham BUMI Plc dalam perdagangan Senin nanti," katanya di Jakarta, Minggu (23/9/2012).

Sekadar informasi, pada perdagangan 12 September lalu, Stock Exchange di London mencatatkan saham BUMI Plc turun tajam sebesar 21,7 persen atau ditutup pada harga 195 pence. Bumi Plc adalah perusahaan yang didirikan oleh Nat Rothschild. Perusahaan ini merupakan salah satu eksportir batu bara terbesar di dunia termasuk China, India, dan Jepang.

Di sisi lain, Edwin menambahkan, hal tersebut merujuk belum adanya kejelasan nasib penjualan Fajar Bumi Sakti yang diharapkan dapat meraup USD200 juta untuk membayar sebagian kecil utang yang jatuh tempo.

"Hal tersebut merujuk sangat dahsyatnya total kewajiban yang  mencapai USD6,5 miliar di kuartal II-2012, di tengah kerugian yang diderita sekira USD330 juta di kuartal II-2012," tandas dia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya