Pasar Saham RI Duduki Peringkat Ketiga di Asia

Rizkie Fauzian, Jurnalis
Senin 24 September 2012 11:36 WIB
Nurhaida. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Indonesia dengan ekonomi terbuka, tidak terlepas dari perekonomian global. Indikator di pasar modal, bisa dilihat dari neraca pembayaran, cadangan devisa, NTR dan IHSG.
 
Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida, neraca pembayaran saat ini memang negatif. Tapi secara keseluruhan fundamental ekonomi kita masih baik.

"Seperti cadangan devisa Rp108,99 miliar per Agustus. NTR kurs, IHSG, dan likuiditas  yang cukup stabil," katanya, dalam The 8th Annual Capital Market Update 2012, di Jakarta, Senin (24/9/2012).

Nurhaida menambahkan, khusus untuk pasar modal saja kapitalisasi pasar tercatat naik 13,13 persen. Serta posisi market cap IHSG sebesar Rp4 triliun. "Pasar modal kita sekarang ada di peringkat ketiga setelah Singapura dan Hong Kong, dengan nilai transaksi Rp4 triliun," tambahnya.

Selama 2012 posisi, nett buy asing mencapai Rp15,18 triliun, sebelumnya pada September 2011 mencapai Rp15,6 triliun.

"Ini artinya pasar modal kita masih menarik bagi pemodal asing, namun peran investor domestik juga diperlukan agar tidak ada guncangan pasar modal saat ada capital outflow," kata dia.

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya