Pemerintah Diminta Ikut Kendalikan Inflasi

Rezkiana Nisaputra, Jurnalis
Senin 01 Juli 2013 15:49 WIB
ilustrasi: (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Hendar meminta pemerintah ikut berperan dalam mengendalikan inflasi. Ia menilai bahwa, BI tidak mungkin menjaga inflasi sendiri karena kontribusi volatile food dan administered price yang menjadi tugas pemerintah juga cukup besar.

"Saya pun sadar, bahwa kalau BI sendirian itu mengendalikan inflasi kan tidak mungkin. Saya melihat inflasi itu lebih dari 40 persen berada di luar core inflation," ujar Hendar saat fit and proper test yang dilakukan Komisi XI DPR-RI, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (1/7/2013).

Ia menilai, kenaikan inflasi umum pada beberapa bulan terakhir lebih dipicu oleh volatile food dan administered price (harga ditentukan pemerintah). Maka dari itu diharap pemerintah bisa berperan lebih besar di dalam mengendalikan inflasi.

"Jika BI hanya diamanatkan menjaga core inflation kan itu tidak efektif juga. Karena, penyebabnya itukan ternyata ada di kelompok volatile food dan administered price," tukas Hendar.

Hendar menambahkan, bahwa sejauh ini ia telah sepakat dengan gagasan yang dilakukan BI yakni dengan membentuk Tim Pengendali Inflasi (TPI) dan TPI Daerah (TPID).

"Dalam pembentukan itu kan menjadi salah satu solusi, karena tanpa koordinasi atau jalan sendiri-sendiri, saya pikir pengendalian inflasi tidak mungkin bisa dilakukan," jelasnya.

Lebih lanjut Hendar menuturkan, sejauh ini daerah merupakan penyumbang inflasi sebesar 2/3 dari total inflasi umum secara nasionalnya. Maka dengan demikian ia menegaskan, sangat penting untuk mengkoordinasikan antara Kantor BI di daerah dengan Pemerintah Daerah yakni melalui TPID yang selanjutnya dikoordinasikan ke Pusat.

"Kami kan selama ini menetapkan core inflation secara nasional, sedangkan wilayah-wilayah tidak menetapkan target yang menuju pada target inflasi nasional," tutup Hendar. (wan)

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya