JAKARTA - Sejumlah negara pernah mengalami mati listrik (blackout) yang mengakibatkan kota dalam keadaan gelap gulita. Inilah beberapa kejadian terparah.
Timur Laut-AS Kanada, 1965
Sejumlah Negara bagian di timur laut Amerika Serikat hingga kanada lumpuh akibat mati listrik, 9 November 1965, sekitar 30 juta jiwa terdampak, kereta api bawah tanah New York mandeg, dan puluhan pesawat kebingungan untuk mendarat karena tak berfungsinya ATC. Dikenal dengan sebutan Northeast Blacout
Kawasan Selatan Brasil, 1999
Sekitar 97 juta orang di kota-kota besar Brasil termasuk Sao Paulo dan Rio de Janeiro kelimpungan ketika listrik padam. Blackout menyebabkan banyak orang terjebak di lift. Listrik mati dipicu petir berkekuatan besar yang menyambar pangkalan pembangkitan listrik utama di Brasil, mematikan seluruh system yang terkait.
Northeast Blackout, 2003
Lagi-lagi listrik mati di kawasan timur laut AS. Sekitar 55 juta orang terkena imbas Blackout itu. Disinyalir matinya daya listrik ini akibat kelalaian petugas di First Energy, salah satu perusahaan penyuplai daya listrik untuk AS. Kerugian dilaporkan sekitar USD6 miliar akibat terganggunya aktivitas bisnis dan kelumpuhan sektor transportasi.
Jawa-Bali, 2005
Mati listrik terbesar dalam sejarah Indonesia. Pada 18 Agustus 2005 listrik di Jakarta dan Banten Mati total selama tiga jam. Selain itu, terjadi pemadaman di sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali Akibat kerusakan di jaringan transmisi SUTET 500 KV Jawa – Beli.
Brasil dan Paraguay, 2009
Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan Brasil dan Paraguay kehilangan energi listrik 14 gigawatt yang disalurkan oleh tiga transmisi utama di kedua Negara tersebut. Sebanyak 18 negara bagian terkena dampak.
India, 2012
Akhir Juli 2012 menjadi hari buruk bagi India akibat mati listrik. Pelayanan di sektor transportasi, rumah sakit dan bandara terkena imbas. Sementara ribuan orang terpaksa harus bermodal lilin ketika malam hari.
Sumber: Litbang Koran Seputar Indonesia
(Widi Agustian)