nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tarif Naik, Listrik Masih Sering Padam

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 07 Desember 2015 10:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 12 07 320 1262201 tarif-naik-listrik-masih-sering-padam-Bzkw8jnv83.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)


JAKARTAPemadaman listrik masih saja terjadi. Sejumlah wilayah di DKI Jakarta dan sekitarnya kemarin gelap gulita akibat listrik padam sebagai imbas gangguan Inter BusTransformer( IBT) 1 Gandul sejak pukul 16.17 WIB.

Wilayah dimaksud antara lain Senayan, Gandul, Petukangan, Pondok Indah, Muara Angke, Muara Karang, Cengkareng, Kembangan, Danayasa, Kebon Jeruk, Duri Kosambi, Bintaro, Kebon Sirih, Ciputra, Budi Kemuliaan, Ketapang Grogol, dan Karet Baru. Pemadaman juga melanda sebagian wilayah di Tangerang Selatan dan Depok.

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengkritisi berulangnya pemadaman listrik di berbagai wilayah. Buruknya pelayanan PT PLN (Persero) tak sebanding dengan kenaikan tarif flistrik yang diberlakukan awal bulan ini, khususnya bagi pelanggan listrik rumah tangga berdaya 1.300 volt ampere (va) dan 2.200 va.

”Pelayanan masih buruk, tapi beban masyarakat dipaksa terus naik. Ini tidak benar, seharusnya PLN memperbaiki pelayanannya terlebih dahulu sebelum menetapkan tarif adjustment,” kata Tulus di Jakarta kemarin.

Dia berpendapat, seharusnya PLN tidak menaikkan tarif listrik selama pelayanan belum membaik. ”Tingkatkan dulu pelayanan, baru diberlakukan kenaikan tarif adjustment . Kalaupelayanan tidak bagus, tapi mau diterapkan tarif adjustment, ini melanggar hukum. Maka itu, saya minta dibatalkan,” ucap Tulus.

Seperti diberitakan, tarif listrik pelanggan rumah tangga berdaya 1.300 dan 2.200 VA sejak awal Desember 2015 naik sebesar 11,6 persen dibandingkan November 2015. Mulai Desember 2015, PLN memberlakukan mekanisme penyesuaian tarif (tariff adjustment ) atau tidak lagi memberikan subsidi untuk pelanggan golongan rumah tangga berdaya 1.300 dan 2.200 VA.

Manajer Komunikasi Hukum dan Administrasi PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang (Disjaya) Aries Dwianto menjelaskan, pemadaman listrik di sejumlah wilayah di Jakarta karena terjadi tegangan rendah di IBT Gandul akibat hujan deras.

”Kemungkinan hujan deras sehingga mengganggu saluran tegangan rendah. Pemadaman hanya terjadi di wilayah lokal saja,” ujarnya.

Ketua Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Herman Darnel mengatakan, pelayanan listrik terhadap masyarakat harus ditingkatkan seiring pemberlakuan tarif adjustment.

Ini lantaran beban masyarakat semakin bertambah karena implementasi mekanisme penyesuaian tarif listrik otomatis yang dilakukan oleh PLN. ”Belum lagi pajak yang dibebankan. Tapi, pelayanan masih tidak memuaskan pelanggan,” sebutnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini