JAKARTA – Menyambut puasa dan menjelang Hari Raya Lebaran Idul Fitri 1435 H, Pertamina akan mengamankan stok BBM. Pasalnya, cadangan tersebut dapat antisipasi kenaikan konsumsi premium pada saat itu.
"Yang penting bahwa stok ini kita pastikan aman untuk 18 hari ke atas. Ini untuk menjaga pasokan ke masyarakat agar aman. Ini kan sudah puasa dan juga untuk arus mudik lebaran. Masyarakat tidak perlu khawatir," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir di Jakarta, Minggu (29/6/2014).
Ali menambahkan, pada momentum tersebut biasanya ada kenaikan konsumsi BBM untuk jenis Premium sekira 10 persen dari kebutuhan normal yang sekira 80 ribu kilo liter per hari.
"Premium naik 10 persen. Sementara Solar turun 5 persen, dari kebutuhan normal yang sekira 42-43 ribu kl. Ini dikarenakan seminggu jelang lebaran dan setelah lebaran ada larangan kendaraan berat beroperasi. Truk tambang juga apabila kan pabrik juga libur sehingga konsumsi Solar menurun," pungkasnya.
Untuk itu, Ali menghimbau kepada masyarakat agar segera beralih menggunakan BBM non subsidi sehingga tidak lagi memberatkan keuangan negara.
"Mulai lah menggunakan BBM nonsubisidi. Karena Pertamina juga tambah outlet yang jual Pertamax. Dalam mudik juga, kami siapkan dalam bentuk kemasan, tidak ada alasan lagi bilang Pertamax enggak ada, sehingga enggak buat beban lagi negara. Apalagi harga BBM nonsubsidi Pertamina kompetitif, silahkan bandingkan dengan kompetitor kita," tegas Ali.
(Fakhri Rezy)