Jika Presiden Terpilih Tak Sesuai Market, Pasar Saham Bergerak Negatif

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Selasa 08 Juli 2014 11:02 WIB
Jika Presiden Terpilih Tak Sesuai Market, Pasar Saham Bergerak Negatif (Ilustrasi: Reuters)
Share :

JAKARTA - Para investor asing dan lokal memiliki kriteria tersendiri untuk memilih pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Seperti diketahui, besok masyarakat Indonesia akan dihadapkan dengan pesta demokrasi 5 tahunan atau pemilihan presiden (pilpres).

Presiden Director Batavia Prosperindo Aset Management Lilis Setiadi mengungkapkan, jika presiden terpilih nanti sesuai dengan ekspektasi market akan membuat pasar modal cenderung positif yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat.

"Tapi saya enggak bicara spesifik untuk capres mana, tapi berdasarkan survei-survei yang sudah di pasar modal, kalau sesuai ekspektasi market cenderung positif dan terjadi overshoot yang tinggi," ucap Lilis di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (8/7/2014).

Lilis menambahkan, namun kalau tidak sesuai ekspektasi market, diperkirakan akan bergerak negatif. "Bisa saja aksi jual akan lebih banyak, daripada aksi beli. Ini menyebabkan kondisi pasar saham melemah. Terjadi overshoot menurun," imbuhnya.

Menurut Lilis, walaupun nantinya presiden terpilih sesuai ekspektasi market namun akan kembali ke titik fundamental ekonomi Indonesia.

"Kalaupun naik, enggak selalu naik terus. Ini ujung-ujungnya enggak bisa naikkan harga saham sendiri, kecuali goreng saham," kata Lilis.

Lanjut Lilis mengungkapkan, jika presiden terpilih tidak sesuai ekspektasi diperkirakan investasi asing keluar dan didorong investor lokal yang panik.

"Nah ini harus ditunjukkan presiden terpilih ini dengan policy bahwa market enggak jelek-jelek banget," tukasnya.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya