"Belum tahu secara pasti kenaikan harga sejumlah komoditas akibat adanya rencana kenaikan harga BBM, tapi kemungkinan besar barang-barang ini naik lantaran musim haji," terang Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, Syaiful Bahri, Selasa (11/10/2014).
Selain itu, sambung Syaiful, naiknya harga barang-barang ini karena hasil panen petani kurang maksimal. Sehingga keberadaan cabai menurun di pasaran.
"Kami akan pantau terus terkait dengan harga sembako. Apabila sampai bulan depan masih mengalami kenaikan, bisa jadi rencana kenaikan harga BBM berpengaruh pada naiknya harga sembako," kata dia.
Di sana, harga beras jenis Ikan Paus mengalami kenaikan, dari Rp 218 ribu per sak dengan berat 25 kg, kini harganya naik menjadi Rp 220 ribu per sak.
Tidak hanya beras yang mengalami kenaikan, komoditas lainnya juga naik. Misal, harga daging sapi. Jika sebelumnya dipatok Rp110 ribu per kilogram (kg), sekarang naik menjadi Rp 120 ribu per kg.
Harga cabai merah juga naik, dari Rp 25 ribu per kg menjadi Rp 38 ribu per kg. Begitu juga dengan harga cabai rawit. Bila sebelumnya harga cabai rawit hanya Rp18 ribu, sekarang naik menjadi Rp28 ribu per kg.
(Martin Bagya Kertiyasa)