"Pasar sudah tahu kalau Soeharto tidak akan lama lagi akan lengser. Bisnisnya ketakutan, lalu uangnya mereka dipindahkan ke luar negeri," jelas dia.
Ketika secara serentak dilakukan penarikan uang, keseimbangan makroekonomi Indonesia saat itu seketika goyang.
"Kondisi sekarang tidak separah itu. Potensi ada tapi tidak sebesar 1998. Selalu akan ada cara asal dilakukan dengan benar karena Tuhan berpihak dengan orang benar. Kalau Jokowi konsisten melakukan yang benar, Tuhan akan bersama kita," ungkap dia.
Boediono Pernah Memberikan Sinyal
Sekadar diketahui, perekonomian Indonesia pernah mengalami goncangan yang cukup signifikan pada 1998 dan 2008 yang ditunjukkan dengan jatuhnya nilai tukar Rupiah.