Sementara kekurangannya dari pilihan ini adalah setelah sekian tahun mencicil hingga lunas, jumlah uang yang kita bayarkan tentunya akan jauh lebih besar daripada harga tunai rumah tersebut. Kekurangan lainnya adalah pembelian dengan cara kredit tentunya akan melibatkan pihak bank sebagai tempat kita membayar cicilan. Sebelum menyetujui jual-beli tersebut, pihak bank akan melakukan studi kelayakan dahulu kepada kita. Lalu bukan tidak mungkin seandainya catatan keuangan kita dinilai tidak layak, maka pengajuan kredit kita akan ditolak oleh pihak bank.
Nah, sekarang bergantung dari Mas Agung sendiri, apakah hendak memilih membeli rumah dengan cara tunai atau kredit, rumah baru atau rumah second? Bila menganalisis informasi yang Mas Agung berikan, yakni belum memiliki dana yang cukup untuk membeli rumah secara tunai, maka saran saya adalah Anda membeli rumahnya dengan cara kredit.
Tidak masalah apakah itu rumah baru atau second, sepanjang kondisinya masih layak huni. Perlu diingat juga bila Mas Agung memilih untuk membeli rumah dengan cara kredit, pastikan untuk cicilan per bulannya tidak lebih dari 30 persen dari pengeluaran setiap bulannya. Jadi, Mas Agung masih memiliki keleluasaan untuk memenuhi kebutuhan lainnya.
Salam,
PT. Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www.kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusinessAdvisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Mitra Rencana Edukasi – MRE Indonesia
(Widi Agustian)