Menkeu Bambang: Hanya BI yang bisa Intervensi Rupiah

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Jum'at 06 Maret 2015 17:13 WIB
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyatakan, yang bisa melakukan intervensi atas pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) adalah Bank Indonesia. Tercatat Rupiah saat ini bergerak fluktuatif di level Rp12.900 hingga mencapai Rp13.000an per USD.

"Pertanyaan berulang, pemerintah mau intervensi apa? Yang bisa intervensi itu hanyalah BI dengan cadangan devisa," ucap Bambang saat mengobrol santai dengan wartawan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (6/3/2015).

 

Bambang menjelaskan, sesuai undang-undang BI pun tidak bisa menargetkan posisi nilai tukar Rupiah. BI hanya menargetkan posisi inflasi.

"Dengan instrumen suku bunga dan kemudian kurs BI itu kestabilannya. Semua sudah dijelaskan," imbuhnya.

Seperti yang diketahui, Bank Indonesia (BI) menyatakan, cadangan devisa (cadev) RI per akhir bulan Februari 2015 mengalami kenaikan menjadi USD115,5 miliar dibandingkan pada bulan Januari yang sebesar USD114,2 miliar.

"Cadev naik menjadi USD115,5 miliar," ucap Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya