"Rupiah cenderung flat di kisaran Rp12.900-Rp13.100, diharapkan tidak melemah terlalu banyak," kata Analis Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo kepada Okezone, Senin (8/3/2015).
Satrio menjelaskan, melemahnya Rupiah juga disebabkan karena BI rate yang cenderung turun.
"Berharap dengan turunnya BI rate, perekonomian Indonesia bisa tumbuh walaupun Rupiah akan selalu mengikuti pergerakan pasar," jelasnya.
Sekedar informasi, BI menurunkan suku bunga acuan atau BI rate sebesar 25 basis poin atau 0,25 persen hingga menjadi 7,50 persen.
(Rizkie Fauzian)