Bisnis Es Krim Potong Nusantara ala Singapura Omzetnya Rp540 Juta

Danang Sugianto, Jurnalis
Senin 16 Maret 2015 06:50 WIB
Raymond Lim Es Potong Potong Sandwich (Foto: Danang/Okezone)
Share :

JAKARTA - Beberapa waktu terakhir produk es krim potong yang identik berasal dari Singapura mulai menjamur di Indonesia. Beragam merek asal Singapura pun mulai muncul satu persatu. Namun, ada satu merek es krim potong asli nusantara yakni Raymond Lim Es Potong Sandwich.

Merek yang berasal nama sang owner Raymond M. Limas itu, sudah muncul selama 5 tahun terakhir. Raymond menjelaskan awalnya produk es potongnya tersebut merupakan pelengkap dari restoran yang dimilikinya yakni Raymond Lim Resto.

Namun seiring berjalannya waktu, justru es potongnya malah lebih mencuat di banding restorannya. "Tadinya untuk pelengkap restoran saya, tapi malah jadi terbalik yang pelengkapnya malah restorannya. Yang datang malah niatnya ingin makan es krim," tutur Raymond kepada Okezone di Balai Kartini, Jakarta, belum lama ini.

Raymond menjelaskan, resep es krimnya itu sebenarnya merupakan resep turun-temurun di keluarganya selama 33 tahun. Awalnya es krim keluarganya tersebut masih tradisional penyajiannya diambil dengan cara dikerok. Kemudian muncul ide untuk di jadikan es krim potong dan disajikan dengan roti sebagai pelapis.

"Tapi kita tidak terinspirasi dari es krim potong Singapura. Ketebalan kita berbeda, yakni 18 mm. Kalau terlalu tebal orang bosan juga makannya," imbuhnya.

Untuk keunggulannya, es krim potong ini terbuat dari buah asli Indonesia. Ada sekitar 18 rasa berbeda dengan buah unik asli Indonesia, seperti durian, alpukat, terong Belanda, kacang merah, kacang hijau, rambutan dan kelapa.

Raymond mengaku memang mempunyai kelebihan tersendiri dalam memilih buah yang berkualitas. Seperti durian, dirinya mempunyai syarat yakni BMW alias becek, manis, wangi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya