PLN Untung dari Penyewaan Pembangkit ke Investor China

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Senin 13 April 2015 18:55 WIB
Ilustrasi: Okezone
Share :

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyebut bahwa PT PLN (Persero) akan mendapatkan keuntungan dari rencana menyewakan kembali (lease back) pembangkit listrik hasil proyek Fast Track Program (FTP) tahap pertama, yang dicanangkan 10.000 megawatt (mw). Pembangkit listrik ini, akan disewakan kepada investor asal China.

"PLN tentunya kapasitasnya dapat meningkat lebih cepat, enggak ada investasi dari PLN," ucap Rini di Istana Negara, Jakarta, Senin (13/4/2015).

Menurut Rini, dengan skema ini pula, PLN akan mendapatkan dana dari lease back, sehingga perusahaan pelat merah ini dapat memanfaatkan dana tersebut untuk membangun pembangkit listrik 35 ribu mega watt (mw).

"Termasuk untuk yang bagian 35 ribu mw," jelasnya.

Menurut Rini, rencana ini sedang disiapkan oleh manajemen dari PLN untuk bagaimana pembangkit listrik yang sekarang ini dapat disewakan ke investor China.

"Tetapi kapasitas terpasang belum optimum tapi bagian dari 10 ribu mw bagian pertama waktu itu, itu sudah dibicarakan Pemerintah Republik Tiongkok dan beberapa BUMN disana untuk bagaimana mengoptimisasikan kembali meningkatkan kapasitasnya, sehingga mereka sangat tertarik untuk mengambil alih," jelasnya.

Rini menjelaskan, skema ini nantinya pemerintah melalui PLN masih sebagai pemilik pembangkit listrik tersebut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya