Tidak main-main, Jokowi mengaku akan mencabut izin rumah sakit yang tidak mau menerima layanan program kesehatan dari pemerintah seperti kartu BPJS Kesehatan maupun KIS.
"Kalau enggak mau, ya enggak apa-apa. Tapi saya coret izinnya, saya cabut izinnya. Saya begitu. Kalau rugi, enggak banyak kok ruginya. Ini nanti dibayar negara kok. Ini kan di charge pakai kartu itu, enggak gratis kan ada iuran," papar Jokowi.
Jokowi pun meminta kepada masyarakat untuk tidak segan-segan melaporkan jika ada pelayanan rumah sakit yang tidak baik. Pasalnya, Jokowi tidak ingin rakyat di nomor dua atau tigakan, tetapi harus di nomor satukan bagi pemegang kartu ini.
"Memang dalam prakteknya masih banyak melayani belum baik. Itu butuh proses waktu, akan diperbaiki terus. Saya enggak tutupi fakta, masih ada rumah sakit seperti itu. Enggak usah ditutupi tapi akan diperbaiki. Dari Menteri Kesehatan saya minta berikan sanksi kepada rumah sakit jika ada pelayanan yang belum tidak baik," tukasnya.
(Rizkie Fauzian)