Melansir Bloomber Dollar Index, Rupiah pada perdagangan NDF harus melemah 72 poin atau 0,52 persen menjadi Rp13.859 per USD. Rupiah pada perdagangan kali ini, berada dalam kisaran Rp13.833-Rp13.900 per USD.
Pelemahan Rupiah tidak lepas dari pemulihan dolar AS secara perlahan, dari pelemahan pekan lalu setelah keputusan mengejutkan Bank Rakyat China untuk mendevaluasi yuan. Indeks dolar terhadap enam mata uang utama naik sedikit ke 96,696 DXY.
Langkah Beijing telah menimbulkan kekhawatiran bahwa yuan yang lebih murah akan merugikan ekonomi AS dan membuat Federal Reserve kesulitan untuk menaikkan suku bunga acuannya. Meski demikian, para pedagang melihat prospek kenaikan suku bunga AS bisa dilakukan bulan depan.
Pada bulan Juli, harga produsen AS naik untuk bulan ketiga berturut-turut, dan produksi pabrik naik pada kecepatan yang terkuat dalam delapan bulan. Meski demikian, angka-angka tersebut diimbangi oleh penurunan indeks sentimen konsumen AS.
(Martin Bagya Kertiyasa)